|
Written by DR. Musthafa As-Siba’i
|
|
Thursday, 19 August 2010 09:05 |
| ثَوْبُ إِغْرَاءِ الشَّيْطَانِ |
|
Bungkus Godaan Setan |
| يَقُوْلُ مُصْطَفَى اَلسِّبَاعِيُّ رَحْمَةُ اللهِ عَلَيْهِ |
|
DR. Musthafa As-Siba’i rahimahullah berkata: |
| إِنِّيْ لاَ أَخْشَى عَلَى نَفْسِيْ أَنْ يُغْرِيْنِي الشَّيْطَانُ بِالْمَعْصِيَةِ مُكَاشَفَةً.. وَلَكِنَّيْ أَخْشَى أَنْ يَأْتِيَنِيْ بِهَا مُلَفَّعَةً بِثَوْبٍ مِنَ الطَّاعَةِ.. |
|
Saya tidak mengkhawatirkan diriku digoda oleh setan melalui maksiat secara terbuka… akan tetapi saya khawatir setan datang kepadaku dengan membawa maksiat yang dibungkus dengan baju ketaatan. |
|
|
Last Updated on Thursday, 19 August 2010 09:12 |
|
Read more...
|
|
|
Written by Tito Prabowo
|
|
Monday, 16 August 2010 08:56 |
|

Keberhasilan nampak bagaimana orang bisa menyingkap rahasia kehidupan. Sangat manusiawi seorang laki-laki yang ditelpon istrinya bahwa anaknya sakit. Manusiawi kalau dia langsung tergambar dokter spesialis, obat paten, rumah sakit andalan. Tapi dia akan sangat malu dihadapan Allah apabila dia menemukan dirinya telah melampaui batas kepatutan karena tadi dia baru menjadi orang.
|
|
Last Updated on Wednesday, 18 August 2010 16:40 |
|
Read more...
|
|
Written by Tito Prabowo
|
|
Monday, 05 April 2010 21:16 |
|
Tiga perkara yang selalu menyelamatkan:
- Takut kepada Allah lahir batin.
- Hemat saat melarat maupun kaya.
- Berlaku adil saat marah (benci) maupun senang (suka).
|
|
Last Updated on Tuesday, 06 July 2010 17:31 |
|
Read more...
|
|
Written by Tito Prabowo
|
|
Tuesday, 03 November 2009 09:14 |
|
Sedekah adalah tanda dekatnya ia kepada Sang Maha Kaya. Karena ia merasa cukup. Karena kedekatannya itu segala kebutuhannya dijamin oleh Sang Maha Kaya. Orang bisa mendapat rezeki, tapi tidak dapat uang, orang bisa dapat uang tapi tidak dapat rezeki, orang dapat mengeluarkan uang, lalu ia dapat rezeki.
|
|
Last Updated on Tuesday, 06 July 2010 17:31 |
|
Read more...
|
|
Written by Tito Prabowo
|
|
Friday, 11 September 2009 09:02 |
Imam Asy Syafi’i rahimahullah pernah mengatakan, “Aku pernah bersama dengan seorang sufi. Aku tidaklah mendapatkan pelajaran darinya selain dua hal. Pertama, dia mengatakan bahwa waktu bagaikan pedang. Jika kamu tidak memotongnya (memanfaatkannya), maka dia akan memotongmu. Kedua, orang sufi tersebut mengatakan: Jika dirimu tidak tersibukkan dengan hal-hal yang baik (haq), pasti akan tersibukkan dengan hal-hal yang sia-sia (batil).” (Al Jawabul Kafi, 109, Darul Kutub Al ‘Ilmiyah)
|
|
Last Updated on Tuesday, 06 July 2010 17:32 |
|
Read more...
|
|
|
|
|
|